Senin, Juli 25, 2011

untitled

Gunung Bunder, 23 Juli 2011

Jiwa-jiwa kecil kami, apa kabarkah kalian hari ini?
Tak usah kalian ucap dengan kata, cukup jawab dengan hatimu.

Dik, seminggu sudah kita bersama, menjalankan peran masing-masing, kalian sebagai penerus yang baru, kami sebagai penentu dan pengarah penerus itu..

Dik, meski lelah dan letih kalian rasakan, namun masa yang penuh makna itu, kelak akan kalian rindukan.
Canda, tawaa, tangis, haru, bahkan amarah sekalipun, mungkin rasa itu takkan terulang lagi bersama orang-orang yang berada di samping kalian saat ini.
Dik, kami meminta satu hal, bersyukurlah dik, atas semua yg telah kalian dapatkan, apapun bentuknya..

Mungkin kami adalah 13 sosok yang paling ingin kalian hindari. Mungkin, kami adalah 13 sosok yang tak ingin kalian tatap.
Tapi taukah kalian? Kami adalah 13 sosok yg paling menanti adanya kalian, menanti jiwa-jiwa pelindung smansa berikutnya.

Kami sungguh memohon maaf atas hati yang tersakiti, atas lisan-lisan yang tak kami dengar, atas tatapan penuh harap yang tak kami hiraukan, tapi inilah cara kami membentuk, banyak harapan besar di dalamnya, harapan yang kami gantungkan kepada kalian..

Selamat datang di sekolah kehidupan ini dik..
Sekolah yg akan mengajarkanmu ilmu-ilmu kehidupan, yang mungkin takkan kalian dapatkan di tempat lainnya.
Tapi inilah smansa..
Orang-orang bisa menjadi hebat karenanya.

Dik, waktu kami di smansa takkan lama lagi, berat.. Sungguh berat meninggalkan sekolah yang kami cintai, sekolah yang bisa membuat kami mengeluarkan air mata karenanya.
Sekolah yang mampu memberikan kami alasan untuk selalu tersenyum.
Titip smansa ya, dik..

Bongkahan-bongkahan batu ini sudah semakin rapuh, sudah waktunya kami kembali berjuang mengejar mimpi-mimpi kami.
Mungkin bongkahan-bongkahan batu ini sudah tak cukup kuat untuk menjaga rumah ini, tapi kami punya kalian, Meriam Baja dan Rantai Emas.

Dik, kami memohon pada kalian, jagalah estafet kehidupan smansa, jagalah kehangatan jiwa-jiwa di dalamnya.

Doakan kami ya dik..
Agar kelak kami dapat berada di tempat-tempat yang kami impikan.
Tapi percayalah, kemanapun dan dimanapun tempat kami nanti, smansalah tempat kami kembali.

Rantai Emas, kalianlah rantai2 kami, jiwa-jiwa yang akan melanjutkan ikatan kehangatan yang ada di tempat ini.
Kalianlah yang akan melindungi dan menguatkan smansa, bersama Meriam Baja. Meriam Baja yang saat ini sudah semakin siap melontarkan amunisi terbaiknya untuk smansa, benar kan dik?

Meriam Baja, Rantai Emas..
Titip smansa ya dik..


Kami, yang menyayangi kalian,

Pos Komando

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for your comment(s) :D